Cerita Horor Belajar Bareng Makhluk Gaib

Belajar Bareng Makhluk Gaib Di Perpustakaan Kampus

Cerita horor belajar bareng makhluk gaib yang aku alami pada saat masih duduk di bangku kuliah ini masih sangat menyita pikiranku. 

Sebelumnya, perkenalkan, namaku adalah Tony farma, aku merupakan seorang pemuda yang merantau jauh dari kampung halaman untuk bisa mencari ilmu. Saat itu, aku yang mengalami kesulitan di salah satu mata pelajaran kuliah yakni statistik.

Aku pun langsung meminta tolong kepada temanku yang bernama Ratnasari yang sangat pintar sekali dalam mata kuliah itu untuk bisa mau mengajariku. Semua orang tidak menyangka kalau gadis cerewet dan pemalas tersebut ternyata mahir sekali dalam mata kuliah statistik.

“Ratna, lo tau, kan, gue enggak begitu paham statistik. Ajari gue dong," ujarku. “Gue enggak pernah jadi guru, Ton. Yakin lo?” jawabnya.

“Lo doang teman gue yang bisa gue andalin, Na. Please bantu gue, ya please?” kataku.

Ratna pun dengan terpaksa untuk menerima permintaanku. “Yaudah. Gue bisanya besok sore setelah kuliah,” ujar Ratna. “Aman. Besok jam 17.00 WIB di perpustakaan kampus, ya?” ujarku dengan semangat sekali.

Nah cerita horor belajar bareng makhluk gaib di mulai dari pas Keesokan harinya, aku pun tiba di perpustakaan tepat pada pukul 17.00 WIB. 

Setelah yang berkeliling, akhirnya aku pun menemukan Ratna di salah satu meja di bagian pojok perpustakaan kampus.

“Cepat banget sudah sampai?” ujarku sambil yang menepuk pundaknya. Pundaknya terasa sangat dingin, sepertinya dia sudah lama yang duduk di perpustakaan ini. Ratna hanya menoleh sesaat dan menjawab dengan seadanya saja.

Aku pun langsung membuka buku dan memulai pembelajaran dengannya. Ratna pada saat itu sangat serius sekali, bahkan aku tidak melihat dia yang tersenyum sekali pun. “Wah, dia serius banget mengajariku ternyata,” pikirku dalam hati.

Tidak terasa waktu sudah yang menunjukkan pukul 19.00 WIB malam. Sudah hampir dua jam aku mendapatkan pelajaran statistik dari Ratna.

Mendadak ponselku berbunyi dan aku hanya bisa terdiam seketika pada saat melihat pesan yang masuk. Pesan yang aku terima itu ternyata dari Ratna.

“Ton, maaf banget baru mengabari. Gue ketiduran dan baru saja bangun, nih. Lo enggak ke perpustakaan, kan?” bunyi pesan Ratna.

Mendadak, bulu kudukku langsung berdiri semua pada saat merasakan tatapan yang tajam dari samping. Saat aku menoleh, Ratna yang berada di sampingku sedang memandangi wajahku dengan mata yang semuanya serba hitam.

Aku pun langsung berlari terbirit-birit ke luar perpustakaan dengan cepat dan buru-buru langsung pulang ke indekos. Beruntungnya belajar Bareng Makhluk Gaib Di Perpustakaan Kampus dengan pelajaran yang diberikan oleh makhluk gaib itu masuk ke dalam otakku. Aku pun bisa berhasil lulus mata kuliah statistik dengan nilai yang pas-pasan.