Kisah Horor Di Asrama

Kisah Horor Di Asrama Tepatnya Pada Jam 12 Malam



RealCeritaHoror - Menceritakan Kisah Horor Di Asrama, Aku memiliki sebuah pengalaman yang terkesan menyeremkan pada saat menghuni di salah satu asrama demi mendapatkan pendidikan, kala itu bertepatan di jam 12 malam. Sebelumnya aku akan berbagi sedikit cerita awalnya, yakni saat jam 11 malam saya memutuskan untuk kembali ke asrama karena besoknya adalah hari seminar kenaikan pangkat yang akan dilaksanakan.

Oleh karena itu, aku mencoba untuk menahan ngantuk agar dapat segera menyelesaikan tugas karena aku ini termasuk salah seorang pejuang deadline, Hehe. Tugas yang seharusnya diselesaikan dalam waktu yang lama, bisa aku selesaikan dengan waktu yang sangat singkat. Aku yang berjalan dari ruangan kelas untuk kembali menuju asrama, perjalanan santai tanpa ada kekhawatiran sedikitpun yang ada dalam diriku.

Dengan santainya berjalan sambil menenteng tas serta beberapa buku dan melewati lorong-lorong kelas yang sudah sangat sepi. Karena teman-temanku sudah pada pamit lebih awal saat jam masih menunjukkan pukul 10 malam tadi. Mereka yang berencana untuk mengerjakan tugasnya di asrama.

Berbeda dengan aku yang ingin menyelesaikan tugas sebelum kembali ke asrama. Aku yang tengah berjalan hingga ujung kelas dan hanya tersisa satu belokan saja akan tiba di asrama putra. Kisah Horor Di Asrama tempat dimana aku dan semua teman yang sedang menjalani pendidikan atau bisa disebut pelatihan hampir tiga minggu ini.

Dalam keadaan sedikit ngantuk sehingga terus menguap dan pandanganku pun mulai kabur lantaran kacamata yang dikenakan sedikit berembun, kemungkinan juga karena diselimuti angin malam yang dingin. Namun di saat itulah aku melihat ada sesosok bayangan hitam yang tengah duduk di pos security tepatnya berada di depan asrama putra.

Aku mulai membersihkan embun di kacamata sambil berjalan mendekati pos dan bertanya dalam hati, sedang apa orang itu di sana? Aku yang bukan seorang penakut pun masih dapat berpikir secara positif, berbeda dengan orang lain yang mungkin akan berpikir bahwa hal tersebut pasti yang bukan-bukan.

Suara angin yang semakin kencang dan hembusan yang menusuk kulit tak dapat dihindari. Aku pun perlahan semakin mendekati sosok tersebut, sosok yang menghadap ke arah depan dengan posisi wajah membelakangiku. Semakin dekat dengan sosok tersebut, tiba-tiba aku tercium aroma melati yang sangat pekat menusuk hidungku. Bisa dikatakan hanya tersisa lima langkah untuk sampai ke pos security itu. 

Disaat itu lah aku melihat hal yang sangat mengerikan yang pernah terjadi dalam hidupku, yakni aku seperti melihat aliran darah merah yang mendekati sendal jepitku dan bertepatan dengan suara tiang listrik yang dipukul sebanyak dua belas kali. Hal itu menandakan bahwa jam sudah menunjukkan 12 malam. Sejak waktu itu pikiran positif pun sudah tak ada lagi di kepalaku, aku yang berlari sekencang mungkin untuk menjauhi lokasi tersebut, Bersambung Kisah Horor Di Asrama.